Mengenal AC (Air Conditioner)

AC (Air Conditioner) merupakan sebuah alat yang mampu mengkondisikan udara. Atau AC berfungsi sebagai penyejuk udara. AC banyak digunakan di wilayah iklim tropis seperti indonesia. .

Penyebab Kebakaran dan Cara Penanganannya

Kebakaran sering terjadi dikota-kota besar seperti Jakarta atau lainnya. Namun kebakaran bisa menimpa siapa saja. Dan yang paling sering disebut -saat kita mendengar berita, penyebab kebakaran adalah dari listrik. Benar ga sih..? Berikut beberapa catatan penyebab kebakaran dari akibat listrik dan cara pencegahannya.

Mengenal Lead Acid Battery Accu/Aki

Dari awal ditemukan tahun 1880, terjadi perubahan pada bentuk kemasan, bahan kemasan dan sistem produksi, sehingga batere lebih meningkat daya simpan listriknya, memperpanjang umurnya dan lebih bisa diandalkan, tetapi prinsip kerja baterry sampai sekarang masih tetap sama dengan ketika pertama kali ditemukan.

Prinsip kerja Cooling Tower

Cooling Tower atau menara pendingin sering atau banyak kita jumpai di Pabrik-pabrik, mall atau sejenisnya. Cooling Tower Salah satu komponen utama pada AC sentral selain chiller, AHU, dan ducting adalah cooling tower atau menara pendingin.Apakah fungsi cooling tower, cara kerja, dan jenis-jenisnya? Di uraian singkat berikut dijelaskan mengenai cooling tower.

Electric Power Distribution Equipment and Systems

Practitioner Short has selected chapters from Electric Power Distribution Handbook to create this concise, focused reference on the technologies and infrastructure necessary for power distribution along vast distances as well as to local customers.

Bagian - bagian charger/Rectifier, bagian 02

PENYEARAH
Seperti namanya piranti ini berfungsi menyearahkan artinya mengubah arus bolak balik menjadi arus searah. Ada 2 komponen semikonduktor yang umumnya digunakan untuk charger/rectifier, yaitu Diode dan Thyristor.





A. DIODE

Diode adalah semikonduktor yang memiliki 2 terminal, yaitu terminal positif (+) biasa disebut ANODA dan terminal negatif (-) disebut KATODA.
Konfigurasi penyearah menggunakan Diode ada beberapa macam, yaitu :

A.1 Penyearah Diode 1/2 gelombang (Half Wave Rectifier)

Penyearah jenis ini merupakan yang paling sederhana, karena hanya menggunakan 1 diode saja. Berikut diagramnya :


Gambar 1 Penyearah Diode 1/2 gelombang
Dari gambar penyearahan sinyal AC menjadi sinyal setengah gelombang. Karena bagian positif anoda pada dioda dijadikan sebagai inputnya maka hanya sinyal AC bagian positifnya saja yang akan dilewatkan oleh dioda, sedangkan bagian negatifnya akan ditahan. Maka gambar diatas disebut rangkaian penyearah setengah gelombang atau  Half Wave Rectifier.

Bagian - bagian charger/Rectifier, bagian 01

Setelah memahami pengertian charger atau rectifier, berikutnya akan lebih detail bagian-bagian dari charger atau rectifier.

Secara umum bagian Charger ada 3 bagian yaitu Trafo,  Penyearah dan bagian akhir biasanya menggunakan Filter. Namun terkadang ada juga charger yg tanpa filter.







Penjelasan secara detail sebagai berikut :

TRAFO
Trafo yg terpasang di rectifier/charger adalah trafo jenis step down (penurun tegangan) dari 380/220 Volt menjadi 110 V atau 12 V, atau ukuran lainnya. Besarnya kapasitas trafo tergantung dari kapasitas battery dan beban yang terpasang di unit pembangkit, minimal kapasitas arus output trafo harus 20% lebih besar dibandingkan dengan arus pengisian battery. Trafo yang digunakan ada trafo 1 phasa dan trafo 3 phasa.

Pengertian Charger, jenis dan aplikasinya

Charger..? Jaman Now pasti semua orang tahu tentang charger. Bahkan mungkin sebagian kita kemana-mana charger ada selalu di dalam tas kita. Apa sih pengertian Charger, jenis-jenisnya dan aplikasinya..? 

Charger atau juga disebut converter dalam istilah listrik adalah suatu rangkaian listrik yang digunakan untuk mengubah arus listrik AC (Arus bolak balik) menjadi arus listrik DC (arus searah). Sering kita mengenalnya dengan sebutan adaptor atau charger. Charger ini dikenal juga sebagai rectifier atau penyearah.

Fungsi dari Konversi ini adalah sebagai pasokan DC bagi peralatan yg membutuhkannya. Seperti komputer, Laptop, Radio, Tape, HP dan lain-lain.
Gambar 1 Prinsip Converter AC-DC/Rectifier

Mengenal Lead Acid Battery Accu/Aki

Battery.. merupakan bagian vital di sistem UPS. Untuk bisa memahami lebih mendalam berikut uraian singkatnya.


Dari awal ditemukan tahun 1880, terjadi perubahan pada bentuk kemasan, bahan kemasan dan sistem produksi, sehingga batere lebih meningkat daya simpan listriknya, memperpanjang umurnya dan lebih bisa diandalkan, tetapi prinsip kerja baterry sampai sekarang masih tetap sama dengan ketika pertama kali ditemukan.


macam-macam battery:

Voltmeter dan fungsinya

Menyambung tulisan sebelumnya (Alat Ukur (bagian 1)), selanjutnya di bahas,


B. VOLTMETER


Adalah alat yang digunakan untuk mengukur nilai tegangan AC maupun DC






Hal yang diperhatikan saat melakukan pengukuran tegangan dengan Voltmeter:
1. Pastikan memilih selector tegangan AC/DC sesuai dengan yang akan diukur.
2. Range tegangan sesuai atau pilih range tegangan maksimal jika tidak mengetahui.
3. Perhatikan positif (+) dan negatif (-) saat melakukan pengukuran tegangan DC.


Pengertian SCR (Silicon Controlled Rectifier) dan cara Mengujinya dengan Ohmmeter

Mengenal SCR (Silicon Controlled Rectifier)
 
tipe tipe SCR


SCR atau Silicon Controlled Rectifier banyak kita temui pada rangkaian penyearah, misalnya di dalam UPS (uninterruptable Power Supply) atau power supply. SCR pada dasar dioda yang memiliki fungsi sebagai pengendali. Berbeda dengan dioda biasa, SCR memiliki 3 terminal kaki, merupakan rangkaian terbuka (anoda-ke-katoda) dengan kaki terminal ke-3 sebagai 'Gate" atau 'gerbang' yang berfungsi sebagai pengontrol, SCR bersifat penyearah ketika tegangan gate diterapkan. Dan SCR adalah memiliki sifat unidirectional yang berarti hanya mengalirkan arus ke satu arah saja. Dan SCR secara normal dapat di triger dengan arus yang masuk ke gatenya. Komponen ini di kelompokkan ke dalam grup Thyristor.

Bagaimana memilih ELCB / DPNa Vigi / Modul Vigi?

Bagaimana memilih ELCB/DPNa Vigi/Modul Vigi ? Agar sesuai dengan fungsi masing-masing dan tepat. Mungkin rekan rekan masih ada yg belum jelas mengenai ELCB/DPNa Vigi/Modul Vigi ? Akan di jelaskan secara ringkas pada uraian di bawah. Untuk memilih gawai arus bocor, yang harus diperhatikan adalah fungsi dari masing-masing gawai arus
bocor tersebut.




ELCB (Earth Leakage Circuit Breaker)
Seperti yg pernah di uraikan pada artikel sebelumnya : Pengertian ELCB (Earth leakage Circuit breaker) dan cara kerjanya, kita ulangi agar lebih di mengerti. Produk ini hanya mempunyai satu fungsi, mendeteksi arus bocor. Tidak terdapat pengaman thermal dan
magnetis, sehingga ELCB harus diamankan terhadap hubung singkat oleh MCB sisi atasnya.
ELCB produk Schneider
ELCB tidak boleh dipasang apabila kemungkinan hubung singkat melebihi 6kA. ELCB dapat dipadukan dengan alat bantu (auxiliary) seperti : OFS, MX, MN yang menyediakan fasilitas signaling jarak jauh dan trip jarak jauh. ELCB mempunyai mekanisme trip tersendiri dan juga dapat dioperasikan secara manual seperti saklar. Alat ini digunakan jika pengaman arus bocor dibutuhkan pada sekelompok sirkit yang maksimum terdiri dari 4 sirkit.

Contoh Rangkaian ELCB